Slider Background

SLIDE BERANDA

Pengurus Koperasi Harus Jujur, Bisa Dipercaya dan Menjunjung Tinggi Kebersamaan

Kamis, 12 Juli 2012

Pengurus Koperasi Harus Jujur, Bisa Dipercaya dan Menjunjung Tinggi Kebersamaan

FotoPalangkaraya. Bung Hatta mengingatkan bahwa pelaku koperasi harus membentuk sikap dasar nilai-nilai koperasi yang pas. Ini merupakan kunci keberhasilan pembangunan koperasi. "Dan bahkan lebih dari itu, nilai-nilai itu juga akan menyumbang pula kepada keberhasilan pembangunan demokrasi di tanah air," ujar Wakil Presiden Boediono ketika menyampaikan sambutan pada Peringatan Hari Koperasi Nasional Ke-65 Tahun 2012 di Temanggung Tilung, Palangkaraya, Kamis 12 Juli 2012.

Sikap dasar itu disampaikan Bung Hatta, Bapak Koperasi Indonesia, ketika menyampaikan Pidato Hari Koperasi di depan Dewan Pertimbangan Agung RI pada tanggal 12 Juli 1977. "Pidato yang penting itu patut selalu kita acu dan jadikan sumber inspirasi bagi para pecinta koperasi. Dari berbagai hal yang  bersifat  sangat mendasar yang disampaikan beliau dalam pidato itu, ada satu pesan penting yang menurut hemat saya patut kita renungkan bersama pada peringatan Hari Koperasi kali ini," ujar Wapres.

“Asas kekeluargaan itu adalah kooperasi. Hubungan antara anggota-anggota kooperasi harus mencerminkan orang-orang bersaudara, satu keluarga,” kata Wapres mengutip Bung Hatta.

Ia melanjutkan, Bung Hatta juga menegaskan: “Dalam mengasuh anggota koperasi selalu diutamakan cinta kepada masyarakat, yang kepentingannya harus didahulukan dari diri sendiri. Oleh karena itu pula anggota koperasi harus mempunyai tanggung jawab moril dan sosial. Apabila rasa tanggung jawab yang dua itu tidak ada, koperasi tidak akan tumbuh, tidak akan menjadi.”

Bung Hatta bahkan menarik kesimpulan lebih lanjut mengenai pentingnya nilai-nilai koperasi itu bagi pembangunan politik.
“Pada koperasi, sebagai badan usaha bersama berdasarkan asas kekeluargaan, didamaikan dalam keadaan harmonis kepentingan orang-seorang dengan kepentingan umum. Koperasi yang semacam itu memupuk selanjutnya semangat toleransi aku mengakui pendapat masing-masing dan rasa tanggungjawab bersama. Dengan ini koperasi mendidik dan memperkuat demokrasi sebagai cita-cita bangsa.”

Wapres menggarisbawahi bahwa nilai-nilai itu dapat diperas sebagai nilai kebersamaan yang didasarkan pada kejujuran yang menimbulkan rasa saling percaya atau trust. "Kata kuncinya kebersamaan, kejujuran dan trust," ujar Wapres. Ia mengajak seluruh pecinta koperasi, seluruh pemangku kepentingan pembangunan koperasi di tanah air untuk melakukan introspeksi yang jujur mengenai sejauh mana nilai-nilai koperasi ini diamalkan pada saat ini.

Wapres menyampaikan bahwa di tataran internasional, koperasi telah diakui sebagai organisasi yang terbukti mampu mendukung pertumbuhan ekonomi, membuka lapangan kerja, memperkuat integrasi sosial, dan meningkatkan ketahanan  terhadap krisis ekonomi. "Inilah yang menjadi alasan mengapa Perserikatan Bangsa-Bangsa telah menetapkan sebuah Resolusi tentang Koperasi dan Pembangunan Sosial," ucap Wapres.
Wapres berharap agar tema dari Peringatan Hari Koperasi Nasional ke-65 “Koperasi Mandiri, Rakyat Makmur”, menjadi tema operasional yang benar-benar dilaksanakan oleh gerakan koperasi  di seluruh tanah air dalam bentuk langkah-langkah  kongkrit dan nyata di lapangan oleh semua pihak.

Wapres juga merasa perlu dilakukan review terhadap program-program perkoperasian yang dilaksanakan dan memberikan prioritas tidak hanya pada aspek kuantitatif, tetapi juga pada aspek kualitatif; tidak hanya mengenai perangkat keras (hardware), tetapi juga perangkat lunak (software) yang diperlukan oleh koperasi. (Selengkapnya baca Pidato Wapres di Ruang Pers).

Menteri Koperasi dan UKM Syarifuddin Hasan menyampaikan penetapan Kalimantan Tengah sebagai tuan rumah karena provinsi ini memiliki kinerja  yang baik. "Dari sisi perekonomian dan pemberdayaan koperasi berada di atas rata-rata nasional," ujar Menteri KUKM.

Menteri KUKM melaporkan bahwa pertumbuhan koperasi semakin meningkat dari tahun ke tahun. Hal ini terlihat dari jumlah koperasi yang mengalami peningkatan setiap tahunnya. Pada tahun 2010 tercatat 177 ribu unit, tahun 2011 meningkat menjadi 188 ribu unit, dan tahun 2012 telah mencapai 192 ribu, dengan jumlah anggota sebanyak 33 juta. "Kami yakin dengan semangat gerakan koperasi, pada tahun 2012 pertumbuhan angka koperasi di indonesia akan mencapai di atas 200.000 unit koperasi," ujar Menteri KUKM.

Menteri KUKM menyampaikan bahwa Kementerian KUKM berhasil menempatkan 5 koperasi Indonesia sebagai koperasi berskala internasional yang akan dilakukan oleh international Cooperative Alliance pada bulan Oktober 2012. Kelima koperasi itu adalah Koperasi Kospin Jasa Pekalongan memiliki aset Rp. 2,5 Triliun, Koperasi Warga Semen Gresik (Rp. 529 Miliar), Koperasi Peternak Susu Bandung Utara (Rp. 233,7 Miliar), Koperasi Simpan Pinjam Obor Mas (Rp. 200,8 Miliar), dan Induk Koperasi Simpan Pinjam (Rp. 33,7 Miliar).

Turut hadir mendampingi Wapres, Ibu Herawati Boediono. Acara ini dihadiri pula oleh Menteri Keuangan Agus Martowardojo, Menteri Perumahan Rakyat Djan Faridz, Gubernur Kalimantan Tengah Agustin Teras Narang dan Ketua Dewan Koperasi Indonesia Nurdin Halid.
Sebelum menyampaikan sambutan, Wapres menyematkan Penghargaan Satya Lencana Pembangunan dan Satya Lencana Wirakarya. Usai menyampaikan sambutan Wapres bersama Ibu Herawati Boediono meninjau Harkopnas Expo dan Pasar Rakyat.
« PREV
NEXT »

Tidak ada komentar

Posting Komentar

Silahkan sertakan komentar anda tanpa melakukan spam, penyertaan link, ataupun promosi yang tidak memiliki korelasi dengan informasi yang tersedia, jika tidak admin akan menghapus komentar yang anda publikasikan dan akan ditindak lanjuti sebagai spam.