Slider Background

SLIDE BERANDA

RI Targetkan Lagi Lahirnya Koperasi Kelas Dunia

Kamis, 28 November 2013

RI Targetkan Lagi Lahirnya Koperasi Kelas Dunia

Menteri Koperasi dan UKM Sjarifuddin Hasan menargetkan Indonesia kembali melahirkan koperasi skala dunia mengikuti jejak Koperasi Warga Semen Gresik yang tahun ini menembus peringkat 300 dunia atau di posisi 233 internasional.

”Apabila pengelolaan koperasi dilakukan secara inovatif, keinginaan pemerintah akan kelahiran kembali koperasi berprestasi skala dunia sangat memungkinkan,” katanya pada peresmian kantor cabang Koperasi Warga Semen Gresik (KWSG) di Depok, Jawa Barat, Selasa (26/11/2013).

Pengembangan jaringan tersebut dinilainya menjadi bagian dari strategi KWSG untuk terus berkembang, atau melakukan ekspansi usaha. Selain itu, dia berharap agar KWSG bisa menjadi pelopor menjadikan koperasi Indonesia go public.

KWSG dari sisi aset memang masih kalah dibandingkan dengan Koperasi Simpan Pinjam Kospin Jasa, Pekalongan, Jawa Tengah. Namun, keberhasilan koperasi saat ini tidak hanya dinilai berdasarkan besaran aset dan omzet.

Penilaian telah bergeser kepada pemberdayaan yang berhasil dilakukan koperasi. KSWG sebagai salah satu koperasi terbaik di Jawa Timur, mampu menunjukkan kinerjanya sehingga bisa memberi solusi bagi penyerapan tenaga kerja.

Dengan jumlah aset sekitar Rp1,7 triliun, KWSG pada tahun ini menargetkan pembagian sisa hasil usaha (SHU) sekitar Rp70 miliar.

Keinginan ini didukung kinerja optimal dari seluruh unit usahanya. Sedangkan peresmian kantor KWSG bersamaan dengan gudang perdagangan bahan bangunan (PBB) merupakan yang ke-72.

Direktur Utama PT Semen Gresik, Dwi Sucipto, menambahkan pada tahun depan perusahaan mereka akan mulai melangkah menuju perusahaan multi nasional.

Langkah ini dilakukan setelah pasar di dalam negeri sudah kuat, lalu harus berperan di pasar internasional.

”Bagaimana itu bisa terwujud, di sinilah peranan KWSG untuk menunjukkan kemampuannya sejalan dengan budaya corporate yang terus kami bangun. Pengembangan kemampuan tersebut mencakup budaya inovatif,” tutur Dwi.
« PREV
NEXT »

Tidak ada komentar

Posting Komentar

Silahkan sertakan komentar anda tanpa melakukan spam, penyertaan link, ataupun promosi yang tidak memiliki korelasi dengan informasi yang tersedia, jika tidak admin akan menghapus komentar yang anda publikasikan dan akan ditindak lanjuti sebagai spam.